Ternyata Tidak Benar Indonesia Dijajah 350 Tahun oleh Belanda

Sun, 18 Aug 2024 06:17:00am author banuakita
220px-Holland_Batavia_at_shipyard (1)

JAKARTA – Selama ini kita dipaksa mempercayai narasi Indonesia dijajah 3,5 abad atau 350 tahun oleh Belanda. Pemaksaan ini kemudian menghasilkan memori bawah sadar masyarakat Indonesia kalau benar Indonesia dijajah selama itu oleh negeri kincir angin.

Beruntung pada 1968 ada seorang ahli hukum bernama Gertrudes Johannes Resink yang sukses mematahkan mitos tersebut. Resink memaparkannya dalam karya Indonesia’s History Between the Myths: Essays in Legal History and Historical Theory (1968). Hasilnya menyimpulkan bahwa Indonesia tidak dijajah 350 tahun oleh Belanda.

Bagaimana bisa?
Selama ini narasi 350 tahun penjajahan diperoleh dari awal mula kedatangan orang Belanda pertama kali ke Indonesia pada 1596 sampai kemerdekaan tahun 1945.

Namun, hal yang harus dicermati: apakah kedatangan orang Belanda pertama kali bertujuan untuk menjajah? Sejarah mencatat mereka datang untuk berdagang, sekalipun dari perdagangan proses kolonialisme tercipta.

Lalu: jika terjadi penjajahan, apa iya pemerintah kolonial Belanda menguasai wilayah Indonesia dalam satu waktu bersamaan? Tentu tidak. Pemerintah kolonial Belanda sendiri baru terbentuk pada 1800, setelah VOC bangkrut.

Kedua pertanyaan itu lantas mendorong Resink melakukan riset.

Dia membedah dokumen-dokumen hukum dan surat perjanjian milik kerajaan-kerajaan. Selama proses pembedahan, dia mengetahui banyak kerajaan dan negara di Indonesia yang belum pernah ditaklukkan Belanda sampai tahun 1900-an.

Pada abad ke-17, misalnya, kerajaan-kerajaan lokal bisa menjalin hubungan diplomatik dengan bangsa-bangsa lain tanpa diatur oleh pemerintahan VOC. Lalu, sepanjang 1900-an, masih banyak kerajaan lokal yang belum dijajah Belanda. Seperti, Aceh yang baru dikalahkan pada 1903, Bone pada 1905 dan Klungkung, Bali, pada 1908.

Dari sini, Resink mengambil kesimpulan: Tidak ada satupun wilayah Indonesia yang benar-benar dijajah selama 350 tahun. Jika menarik garis dari pendudukan di Klungkung, Bali, pada 1908 saja, maka Belanda baru menjajah Indonesia 37 tahun.

Kendati kekeliruan terjadi, Belanda tetap saja ngotot menjajah Indonesia selama 350 tahun. Sikap ini sebetulnya ditunjukkan untuk gagah-gagahan.

Pada 1936, misalnya, Gubernur Jenderal de Jonge dengan bangga menyebut sudah menjajah Indonesia selama 300 tahun supaya orang tahu betapa kuatnya Belanda. Padahal, Belanda saja baru bisa menguasai seluruh wilayah pada tahun 1900-an.

Berkat jasanya mematahkan mitos penjajahan, Resink sangat dihormati di Indonesia. Dia pun diberi kewarganegaraan Indonesia oleh Soekarno pada 1950. Sayangnya, sekalipun sudah ada yang mematahkan mitos tersebut, banyak orang terlanjur percaya Indonesia dijajah 350 tahun oleh Belanda.

Sumber: cnbc

Baja Juga

banuakitabanner
banuakitabanner2
Proyek Baru - 2025-03-29T144643.831
banuakitabanner3
banner banuakita ramadhan
Proyek Baru - 2025-03-29T150059.975
Proyek Baru - 2025-03-29T150046.691
Proyek Baru - 2025-03-29T150028.073
Proyek Baru - 2025-03-29T150017.112
Proyek Baru - 2025-03-29T150007.408
Proyek Baru - 2025-03-29T145954.222
Proyek Baru - 2025-03-29T145944.638
Proyek Baru - 2025-03-29T145932.151
Proyek Baru - 2025-03-29T145922.341
Proyek Baru - 2025-03-29T145911.186
Proyek Baru - 2025-03-29T145900.322
Proyek Baru - 2025-03-29T145848.416
Proyek Baru - 2025-03-29T150147.184
Proyek Baru - 2025-03-29T150133.750
Proyek Baru - 2025-03-29T150123.586
Proyek Baru - 2025-03-29T150109.905
Proyek Baru - 2025-03-30T135539.385

News Feed

Tragedi Berdarah di Pasar Tamiang Layang, Seorang Pria Tewas dengan Luka Parah

Sat, 29 Mar 2025 05:26:11pm

TAMIANG LAYANG – Insiden mengerikan terjadi di lantai 2 Pasar Temanggoeng Djaja Karti, Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito...

Anggota DPRD Kapuas Sutarno Soroti Kondisi Infrastruktur Jalan di Terusan

Fri, 28 Mar 2025 08:24:51pm

KUALA KAPUAS – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas dari Partai Demokrat Sutarno, menyoroti kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Bataguh,...

Hj Rusyda Himbau Pemudik Utamakan Keselamatan di Perjalanan

Fri, 28 Mar 2025 10:26:04am

KUALA KAPUAS – Menjelang perayaan Idul Fitri, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kapuas dan juga Ketua Fraksi Golkar, Hj. Siti Rusyda, S.PD.I mengimbau...

Wakil Bupati Kapuas Laksanakan Safari Ramadhan di Desa Sei Hanyo

Wed, 26 Mar 2025 09:27:27pm

KUALA KAPUAS - Wakil Bupati Kapuas, Dodo, bersama sejumlah Kepala Perangkat Daerah Pemkab Kapuas, melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Miftahul...

Bupati Kapuas Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Menjelang Lebaran

Wed, 26 Mar 2025 09:20:41pm

KUALA KAPUAS – Menjelang Lebaran 2025, Bupati Kapuas HM Wiyatno, S.P., mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, terutama di tengah...

PKB Kapuas Gelar Buka Puasa Bersama, Eratkan Silahturahmi dan Kebersamaan

Wed, 26 Mar 2025 06:57:37pm

KUALA KAPUAS - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Kapuas menggelar acara buka puasa bersama. Kegiatan ini diadakan...

Oknum TNI AL Diduga Membunuh Jurnalis Wanita, Ternyata Pacar Korban

Wed, 26 Mar 2025 12:12:15pm

BANJARBARU - Kisah tragis terjadi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, ketika seorang jurnalis wanita berusia 23 tahun, Juwita, ditemukan tewas di...

Ulah China, Satu Dunia Terancam Lumpuh Seketika

Wed, 26 Mar 2025 08:34:58am

JAKARTA - China baru saja memperkenalkan teknologi yang bisa mengancam ketahanan sistem komunikasi global. Negara yang sedang giat memperkuat...

Meriahkan HUT ke-219 Kota Kuala Kapuas dan ke-74 Pemkab Kapuas, Wagub Kalteng Jadi Inspektur Upacara

Mon, 24 Mar 2025 09:51:00pm

KUALA KAPUAS – Suasana penuh semangat dan kebanggaan menyelimuti Halaman Kantor Bupati Kapuas, Senin (24/3), saat Pemerintah Kabupaten Kapuas...

Buka Bersama Wabub Barsel, Pererat Tali Silaturahmi

Mon, 24 Mar 2025 09:44:23pm

BUNTOK – Wakil Bupati Barito Selatan (Barsel), Khristianto Yudha ST bersama istri yang tak lain adalah Kepala Dinas PUPR Barsel, yakni Dr. Ita...

Berita Terbaru

International

Fokus